Menata Hati
Menata Hati ini buku pertama dari Mba Siska, atau biasa dikenal di sosial media dengan @cizkah. Pertama kali tau dan berkunjung ke sosmed Mba Siska adalah lewat blog ketika lagi cari tau soal homeschooling. Beliau dan suaminya merupakan praktisi homeschooling dengan 5 anak. Masya Allah. Allah yubariik fiih.
Singkat cerita, sebelum-sebelumnya aku memang sering mengikuti blog beliau karena isinya penuh akan nilai-nilai kehidupan yang relate di dunia saat ini. Pokoknya jadi salah satu bacaan muhasabah. Akhirnya bulan lalu, Oktober, beliau merilis buku tentang bebeberapa catatan hidupnya. Aku kemudian dikirimi oleh kakakku buku itu jauh-jauh dari Jakarta dan tiba sebulan kemudian di Ternate 😅Buku ini berjudul Menata Hati dengan desain cover yang sederhana berbalut warna putih. Minimalist aestethic. Sukaaa. Buku ini terdiri dari beberapa format penyajian. Ada yang berupa kisah pengalaman pribadi, quotes, hadits atau ayat Al-Qur'an, serta tulisan refleksi.
Pertama kali membaca langsung jatuh hati. Di beberapa bagian terasa seperti dinasehati oleh seorang teman, di bagian lain terasa dinasehati oleh seorang ibu, ada juga bagian yang seperti mengajak mentadabburi Al-Qur'an. Yang kusuka bahasa yang digunakan rapih dan tertata. Pemilihan diksi kata yang lembut membuat nasihat nya lebih mudah diterima tanpa terkesan menggurui.
Pertama kali membaca langsung jatuh hati. Di beberapa bagian terasa seperti dinasehati oleh seorang teman, di bagian lain terasa dinasehati oleh seorang ibu, ada juga bagian yang seperti mengajak mentadabburi Al-Qur'an. Yang kusuka bahasa yang digunakan rapih dan tertata. Pemilihan diksi kata yang lembut membuat nasihat nya lebih mudah diterima tanpa terkesan menggurui.
Nasihat di buku ini banyak membuatku merenung. Untuk terus bersyukur dan merasa cukup, untuk terus menjaga niat dalam keikhlasan, untuk menjadi paham bahwa tujuan kita di dunia hanya menjadi hamba Nya.
Ketika membaca ada perasaan lega. Karena di tengah hiruk pikuk dunia ini, ketika semakin banyak orang berlomba-lomba mengejar dunia, ternyata masih ada orang yang berusaha teguh memegang agama nya. Dan di zaman yang penuh fitnah ini, rasanya memiliki teman seperjuangan adalah penting untuk memupuk semangat.
Buku ini masih bersifat cetakan terbatas, dicetak berdasarkan PO oleh Mba Siska dan suami sendiri. Bagi yang ingin membeli bisa ke akun instagram Mba Siska (@cizkah), pembeliannya melalui Tokopedia. Semoga ke depan bisa menyaksikan karya-karya beliau yang lain.
Barakallahu fiik Mba Siska, bukunya insya Allah bermanfaat.


Comments
Post a Comment